Skip to content
  • bodhidharma
  • bodhidharma
  • bodhidharma
  • bodhidharma
  • bodhidharma
  • bodhidharma
  • bodhidharma
  • bodhidharma
  • bodhidharma
  • bodhidharma
  • bodhidharma
  • bodhidharma
You are here: Home Profil Yayasan Bodhidharma
Yayasan Bodhidharma

Bodhidharma adalah seorang Patriark Zen Buddhisme ke-28 atau sesepuh Chan Buddhisme di Tiongkok. Lepas dari nama, kata Bodhidharma itu sendiri berarti ajaran yang mencerahkan( Bodhi adalah pencerahan, Dharma adalah ajaran).

Yayasan Bodhidharma berdiri pada tanggal 03 November 1998. Dari seluruh kegiatan pengembangan Buddha Dharma yayasan ini akan meletakkan pendidikan sebagai basis utamanya. Sesuai dengan misinya membangun pusat pendidikan dan pelatihan guna meningkatkan harkat dan martabat serta menyiapkan sumber daya manusia Buddhis yang berkualitas yang dapat meneruskam pembabaran Dharma Sakyamuni Buddha di Bumi nusantara.

Untuk mencapai misinya tersebut, yayasan yang didirikan oleh Y.M Bhiksu Dharmasagaro Mahasthavira yang juga sebagai ketua umum Sangha Mahayana Indonesia,  Y.M Bhiksu Vidya Sasana Sthavira, dan Y.M Bhiksu Nirmana Sasana Sthavira ini telah menetapkan rencana jangka panjang yang di antaranya yaitu mendirikan dan membuka cabang vihara-vihara sebagai sarana untuk penyebaran Buddhadharma, maupun menterjemahkan buku agama Buddha dan mencetak Sutra-Sutra & Mantra-Mantra.

Pusdiklat Buddhis  Bodhidharma: Bandungan-Jawa Tengah dan Jakarta

Dalam kehidupan yang semakin modern ini, kita tetap perlu menyadari bahwasannya ada aktivitas

keagamaan sejati yang perlu dilakukan, yaitu “memahami dan melatih”, sebagaimana dinyatakan patriarkh Zen Bodhidharma. Karena itu, bukan kebetulan bila pusdiklat (pusat pendidikan dan latihan) ini diberi nama “Bodhidharma.”

Penamaan tempat ini sebagai pusdiklat, sesuai dengan cita–cita Bodhidharma yang menitik beratkan ajaranNya kepada pendidikan dan pelatihan. Pusdiklat ini diharapkan menjadi kawah candradimuka, tempat pendidikan dan pelatihan siswa –siswi Sang Buddha.

Karenaitu, sebagaimana ajaran Zen Buddhisme yang langsung menuju kepda inti ajaran yang mengatasi kata-kata dan tindakan lahiriah semata, maka Pudiklat Buddhis Bodhidharma ini merupakan tempat bagi kita umat Buddha untuk bersama-sama memahami inti kebajikan sejati Buddhadharma serta latihan Dharma.

Sebagai komitmen awal dalam meralisasikan rencana tersebut, maka dibangunlah Pusdiklat Buddhis Bodhidharma Pusat yang berlokasi di Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan,Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Pusdiklat Buddhis Bodhidharma Pusat diresmikan pada 1 Desember 2001 oleh Menteri Agama RI kala itu, Prof. Dr. H. Said Agil Husen Al Munawar Ma Al Hafiz, dan Gubernur Jawa Tengah kala itu, H. Mardiyanto. Selama hampir satu dekade ini, Pusdiklat Buddhis Bodhidharma Pusat telah banyak melaksanakan kegiatan-kegiatan dibidang keagamaan, pendidikan, dan sosial. Kegiatan keagamaan diantaranya: Dharmaclass, Pelatihan Dharmaduta, Buddhist Inspirations (Perlombaan Anak-anak Sekolah Minggu), Pelatihan Diri dan Asthasila, DIksa Trisarana, Pravarya Shramanera Sementara, dan Peringatan Hari-hari Besar Agama Buddha. Dibidang pendidikan, Pusdiklat Buddhis Bodhidharma Pusat sejak 2003 secara konsisten melaksanakan Program Bodhidharma Bakti Pendidikan dengan memberikan beasiswa penuh kepada siswa siswi lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) berprestasi dari berbagai daerah di Jawa Tengah untuk melanjutkan studi Sekolah Menengah Atas (SMA) hingga perguruan tinggi. Sampai saat ini lebih dari 50 penerima beasiswa sedang menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Atas (SMA) dan perguruan tinggi dan tinggal di Asrama Pusdiklat Buddhis Bodhidharma. Dibidang sosial, Pusdiklat Buddhis Bodhidharma Pusat bekerjasama dengan Yayasan Bodhi Inspirasi Garda (BIG) melaksanakan kegiatan Bakti Sosial Pengobatan Gratis bagi warga sekitar dan daerah-daerah pelosok di Jawa tengah. Kegiatan ini dilaksanakan setahun 2 kali dalam rangka Waisak dan HUT Pusdiklat Buddhis Bodhidharma Pusat.

Selain Pusdiklat di Bandungan, Jawa Tengah,  juga di buka Cabang Pusdiklat Buddhis Bodhidharma di Jakarta yang di peruntukkan bagi umat awam untuk melatih diri, dan juga para siswa penerima Beasiswa  Bodhidharma Bhakti Pendidikan kategori  Perguruan Tinggi. Pusdiklat Buddhis Bodhidharma Jakarta terletak di Jl. Daan Mogot km.12,8 Komplek Daan Mogot Prima blok A3 No.1-3 Jakarta Barat. Pusdiklat Buddhis Bodhidharma Jakarta diresmikan pada 21 Januari 2001. Adapun kegiatan-kegiatan yang diadakan antara lain: kebaktian rutin setiap Minggu, kebaktian Cap Go Ce It, latihan asthasila dan pabajja, kelas dharma, kelas meditasi, kelas Fa Chi dan Putra Putri Altar, Sekolah Minggu, penterjemahan buku dan artikel, penerbitan buletin dan majalah buddhis, seminar dan diskusi, pendidikan bagi calon Trisarana, Upasaka, Dharmadutta, dan lain sebagainya.

Untuk menunjang aktivitas dan kegiatan- kegiatan tersebut , didalam bangunan Pusdiklat Buddhis Bodhidharma Jakarta telah dibangun berapa fasilitas. Dilantai I, kita akan menemukan ruang makan umat, ruang makan anggota sangha dan kantor sekertariat pusdiklat. Lantai II adalah Bakti Sala Utama dengan Panca Dhayanibuddha pada altarnya. Ruang kelas, ruang penerbitan dan penterjemah, ruang rapat, perpustakaan, ruang sekolah minggu, dan kamar tidur terdapat di lantai III, sedangakn ruang meditasi , ruang serbaguna, dan kuti dilantai IV.

Sesuai dengan cita- cita dan anjuran bodhidharma, semua aktiitas Pusdiklat ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan duniawi semata,namun kegiatan keagamaan sejati  yang  bertujuan untuk mencapai inti  pemahaman Buddhadharma  dan terlaksananya kebajikan sejati.

Untuk itu, jangan lewatkan kesempatan dan waktu hidup kita yang baik ini untuk mendukung dan membantu pengembangan Pusdiklat Buddhis Bodhidharma. Marilah kita bersama-sama menjadikan Pusdiklat Buddhis Bodhidharma sebagai Pusdiklat kita bersama dengan turut berpartisipasi dalam segala bidang. Semoga dengan tekad dan semangat kita dalam memahami dan melatih Buddhadharma dapat mengembangkan kebodhian kita demi tercapainya pencerahan dan pembebasan. (Jp&Mr)

 

Siapa yang Online

We have 1 guest online

Dharma Hari Ini

Begitulah, kebaikan yang disusun, ditata, dan ketulusan yang tak henti mengalir akan terus menjadi tatanan alur aliran-aliran lainnya sampai ke suatu tempat yang INDAH dan DAMAI, karena sesungguhnya meski secupil kebaikan, ia tak akan habis dimakan zaman. Vidya Sasana Sthavira

 

SocialTwist Tell-a-Friend