|
KUNJUNGAN DELEGASI BLIA PUSAT KE INDONESIA

Senin, 14 Mei 2012 BLIA Indonesia menerima kunjungan dari Ven. Yi Lai (BLIA Vice Secretary-General of the World Federation of Northeast Asia), Ven. Jue Cheng (Kepala Fo Guang Shan Malaysia), dan Mr. Koh Chiau Chye (Perwakilan BLIA Singapura). Dalam kunjungannya kali ini, beliau mempunyai beberapa agenda yaitu: memberikan Training kepada Pengurus BLIA Indonesia, mengisi Dharmatalk, mengunjungi Candi Borobudur, dan mengunjungi desa-desa Buddhis di Temanggung, Jawa Tengah.
Ven. Yi Lai dan Ven. Jue Cheng tiba di Bandara Soekarno-Hatta pukul 11.20 WIB disambut oleh YM. Bhiksu Vidya Sasana Sthavira (Ketua BLIA Indonesia), Bapak Hadi Jasin (Wakil Ketua BLIA Indonesia), Bapak Darwin Tjoawanta (Sekretaris BLIA Indonesia), dan Bapak Karim Ali (Wakil Bendahara BLIA Indonesia) serta Mr. Koh Chiau Chye yang tiba lebih dahulu. Dari bandara, rombongan menuju Kantor BLIA Indonesia yang berada di Pusdiklat Buddhis Bodhidharma. Begitu sampai di Pusdiklat Buddhis Bodhidharma, rombongan disambut dengan lagu selamat datang oleh Siswa-Siswi Pusdiklat Buddhis Bodhidharma. Selanjutnya rombongan menuju Dharmasala untuk melakukan penghormatan kepada Buddha dengan Namaskara tiga kali. Setelah itu, rombongan menuju Kantor BLIA yang berada di Lantai 3 Pusdiklat Buddhis Bodhidharma. Acara dilanjutkan dengan makan siang bersama. Selesai makan siang rombongan bertolak ke Restoran Dharma Kitchen Pluit untuk melaksanakan Training Pengurus BLIA Indonesia.
Training Pengurus BLIA Indonesia diikuti oleh sekitar 20 pengurus dimulai pukul 14.30 – 16.00 WIB. Acara dilanjutkan dengan makan malam bersama pada pukul 18.00 WIB. Selanjutnya tibalah saat-saat yang begitu dinantikan yaitu Dharmatalk “Mempraktekkan Buddha Dharma dalam Kehidupan Sehari-Hari serta Meningkatkan Kebajikan dan Kebahagiaan” yang disampaikan oleh Ven. Yi Lai. Hadir dalam dharmatalk tersebut para pengurus BLIA Indonesia, Bhante Khanid dan murid-murid beliau, serta sekitar 200 umat Buddha di Jakarta dan sekitarnya.
Acara dimulai dengan menyanyikan lagu “Fo Guang Shan” dan Syair Pujian kepada Triratna kemudian dilanjutkan doa dengan pelafalan Maha Karuna Dharani (Ta Pei Cou) yang dimpimpin oleh Ven. Jue Cheng seraya pemberkahan air suci kepada seluruh hadirin oleh Ven. Yi Lai. Dharmatalk disampaikan dalam bahasa mandarin oleh Ven. Yi Lai dan diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh Bapak Darwin Tjoawanta. Dalam dharmatalk tersebut, Ven. Yi Lai menekankan kepada seluruh umat Buddha untuk mempraktikkan Buddhadharma dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mempelajari Buddhadharma kita harus bisa mengubah sesuatu yang negatif menjadi positif, mengubah cara pandang dalam hidup, mengubah penderitaan menjadi kebahagiaan, serta harus mempunyai langkah dengan misi yang jelas supaya kita tidak berputar-putar di suatu tempat tanpa tujuan atau misi yang jelas. Acara ditutup dengan foto bersama oleh Pengurus BLIA Indonesia bersama Ven. Yi Lai dan Ven. Jue Cheng.
Keesokan harinya Ven. Yi Lai , Ven. Jue Cheng, dan Mr. Koh Chiau Chye menuju Jawa Tengah untuk berkunjung ke Candi Agung Borobudur, Desa-Desa Buddhis di Temanggung, dan Pusdiklat Buddhis Bodhidharma Pusat. Beliau didampingi oleh YM. Bhiksu Vidya Sasana Sthavira, Bapak Hadi Jasin, Bapak Darwin Tjoawanta, Ibu Lucy Kurniajaya (Bendahara BLIA Indonesia) serta beberapa umat Buddha Semarang. Rombongan tiba di Bandara Ahmad Yani Semarang pukul 08.55 WIB dan selanjutnya langsung menuju Candi Borobudur. Usai mengunjungi Borobudur, rombongan menuju Desa Kemiri dan Sembong. Rombongan diterima oleh Pembimas Buddha Jawa Tengah, Bapak Sayit, serta dijamu makan malam di rumah beliau di Desa Tlogowungu, Temanggung. Selesai makan malam, rombongan menuju Pusdiklat Buddhis Bodhidharma Pusat. Di Pusdiklat Buddhis Bodhidharma Pusat diadakan diskusi kecil mengenai Buddhadharma dengan beberapa umat Buddha di Semarang dan sekitarnya.
Rombongan menginap semalam di Pusdiklat Buddhis Bodhidharma Pusat. Keesokan harinya Ven. Yi Lai kembali ke Taiwan, Ven. Jue Cheng kembali ke Malaysia, dan Mr. Koh Chiau Chye kembali ke Singapura. Semoga kunjungan kali ini dapat mengeratkan hubungan antara anggota BLIA dan menumbuhkan semangat untuk bersama-sama mengembangkan Agama Buddha di Nusantara tercinta ini. Omithofo. (m_r.) |